24 CPNS Ditjen Bimas Buddha Dilantik Menag
kpsinfo.id >> Digital Skills & Bootcamp>> 24 CPNS Ditjen Bimas Buddha Dilantik Menag
24 CPNS Ditjen Bimas Buddha Dilantik Menag
24 ASN Ditjen Bimas Buddha Resmi Dilantik Jadi PNS
Sebanyak 24 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha resmi dilantik dan diambil sumpah menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada Kamis (21/5/2026). Prosesi pelantikan berlangsung di Auditorium H.M. Rasjidi, Jakarta.
Pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat kualitas aparatur sipil negara di lingkungan Kementerian Agama. Para ASN baru diharapkan mampu meningkatkan pelayanan publik bagi umat Buddha di berbagai daerah di Indonesia.
Baca Juga “53 CPNS Penghulu Sumsel Dilantik sebagai PNS“
Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan pentingnya menjaga komitmen terhadap sumpah jabatan dan nilai integritas dalam menjalankan tugas sebagai ASN.
Menag Tekankan Integritas dan Sikap Positif dalam Karier ASN
Nasaruddin Umar Bagikan Kiat Meraih Karier
Dalam sambutannya, Nasaruddin Umar mengingatkan para ASN baru agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan. Menurutnya, keberhasilan karier tidak hanya ditentukan kemampuan teknis, tetapi juga karakter dan sikap pribadi.
“Saya ingin mengingatkan, jika ingin berhasil di dalam karier untuk dapat ikhlas, sabar, rendah hati, berbuat baik, selalu merasa cukup, amanah, dan bijaksana,” kata Menag.
Ia menilai nilai-nilai tersebut penting untuk membangun budaya kerja yang sehat dan profesional di lingkungan pemerintahan.
ASN Diminta Pegang Teguh Janji Jabatan
Selain menekankan etika kerja, Menag juga meminta seluruh ASN yang baru dilantik menjaga komitmen terhadap sumpah jabatan yang telah diucapkan.
Menurutnya, ASN memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan pelayanan publik yang adil, cepat, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Pelantikan ini juga disebut sebagai bentuk penguatan sumber daya manusia aparatur negara agar lebih adaptif terhadap tantangan pelayanan publik modern.
BKN Sebut Seleksi CPNS Dukung Implementasi Asta Cita Presiden
Proses Rekrutmen Dinilai Pilih SDM Berkualitas
Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Zudan Arif Fakrulloh, yang hadir dalam acara tersebut menegaskan seleksi CPNS bukan sekadar membuka lapangan kerja.
Menurut Zudan, proses rekrutmen ASN dilakukan untuk memilih sumber daya manusia yang mampu mendukung visi pembangunan nasional pemerintah.
“Seleksi ini menyaring sumber daya yang akan mendukung implementasi Asta Cita Presiden,” ujar Zudan.
Layanan Publik Harus Cepat dan Berdampak
Zudan juga mengingatkan ASN baru agar mengutamakan kualitas pelayanan publik dalam bekerja. Ia menilai pelayanan yang cepat, mudah, dan memberi manfaat nyata akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
Menurutnya, ASN harus mampu menghadirkan pelayanan yang berorientasi pada kebahagiaan dan kesejahteraan masyarakat.
ASN Baru Isi Berbagai Jabatan Strategis di Ditjen Bimas Buddha
Jabatan Fungsional Fokus pada Pendidikan dan Teknologi
Sebanyak 24 ASN yang dilantik menempati berbagai posisi strategis di lingkungan Ditjen Bimas Buddha. Jabatan tersebut meliputi analis kebijakan, pranata komputer, pengembang teknologi pembelajaran, analis anggaran, analis hukum, hingga statistisi.
Beberapa ASN ditempatkan pada subdirektorat pendidikan dasar, pendidikan tinggi keagamaan, penyuluhan, dan kelembagaan Buddha.
Penempatan tersebut diharapkan dapat memperkuat kualitas layanan pendidikan, pembinaan, serta pengembangan teknologi pembelajaran di lingkungan Kementerian Agama.
Penguatan SDM Dukung Pelayanan Umat Buddha
Dengan tambahan ASN baru, Ditjen Bimas Buddha diharapkan mampu memperluas jangkauan pelayanan kepada umat Buddha di seluruh Indonesia.
Pemerintah menilai penguatan SDM aparatur menjadi langkah penting untuk meningkatkan efektivitas pembinaan keagamaan dan pelayanan publik yang lebih modern.
Selain itu, keberadaan ASN baru juga diharapkan mampu mempercepat proses administrasi dan pengembangan program pendidikan keagamaan Buddha.
Pelantikan Jadi Langkah Penguatan Reformasi Birokrasi
Pelantikan 24 ASN Ditjen Bimas Buddha menunjukkan komitmen pemerintah dalam membangun birokrasi yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Pemerintah terus mendorong reformasi birokrasi melalui peningkatan kualitas SDM, digitalisasi layanan, dan penguatan etika aparatur negara.
Ke depan, ASN baru diharapkan tidak hanya menjalankan tugas administratif, tetapi juga mampu menjadi penggerak pelayanan publik yang lebih inklusif dan berdampak bagi masyarakat luas.
Baca Juga “Sekda Sulsel Jufri Rahman Tekankan Reformasi Birokrasi kepada CPNS di BBPK APDN“
Related Post
- by setnis
- 0
APAC Stellar Hackathon Digelar untuk Gaet Developer Indonesia
Rise In dan Stellar Gelar APAC Stellar Hackathon untuk Dorong Inovasi Blockchain di Asia Tenggara…
- by setnis
- 0