APAC Stellar Hackathon Digelar untuk Gaet Developer Indonesia

Rise In dan Stellar Gelar APAC Stellar Hackathon untuk Dorong Inovasi Blockchain di Asia Tenggara

Rise In bersama Stellar Development Foundation menggelar APAC Stellar Hackathon sebagai ajang pengembangan teknologi blockchain yang menyasar talenta muda dari Indonesia, Vietnam, dan Filipina. Kompetisi ini mengajak para developer, engineer, mahasiswa, hingga pendiri startup untuk menciptakan solusi keuangan digital yang lebih inklusif dan mudah diakses masyarakat.

Berbeda dari kompetisi pemrograman pada umumnya, APAC Stellar Hackathon dirancang sebagai wadah untuk melahirkan produk digital yang memiliki manfaat nyata. Peserta didorong membangun aplikasi berbasis blockchain, seperti dompet digital, sistem pembayaran, layanan remitansi, hingga solusi penggajian menggunakan teknologi stablecoin.

baca juga”3 Cara Menyikapi Nasihat Parenting Berlebihan dengan Elegan

Asia Tenggara Menjadi Fokus Pengembangan Ekosistem Blockchain

Pemilihan kawasan Asia Tenggara sebagai pusat pelaksanaan hackathon didasarkan pada pertumbuhan ekonomi digital yang terus meningkat. Perkembangan penggunaan layanan keuangan digital, transaksi blockchain, dan regulasi yang semakin mendukung menjadi faktor utama yang mempercepat inovasi di wilayah ini.

Indonesia menjadi salah satu negara yang menunjukkan perkembangan signifikan dalam industri aset digital. Pengawasan aset kripto yang kini berada di bawah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola serta meningkatkan kepercayaan terhadap ekosistem keuangan digital.

Country Lead Rise In Indonesia, Kenny Rivaldi, menyampaikan bahwa program ini memiliki tujuan jangka panjang untuk mencetak talenta digital yang mampu menghasilkan inovasi berkelanjutan.

“Kami berharap semakin banyak developer muda dari Indonesia dan Asia Tenggara yang berani membangun produk digital dengan dampak nyata. Target kami bukan hanya menghasilkan proyek sementara, tetapi membuka kesempatan agar solusi terbaik mereka dapat terus berkembang setelah program berakhir,” ujar Kenny dalam keterangan yang dikutip dari Antara.

Peserta Berpeluang Mendapatkan Mentoring dan Hadiah Lebih dari Rp1 Miliar

APAC Stellar Hackathon menawarkan berbagai manfaat bagi peserta, mulai dari pelatihan teknis, pendampingan langsung dari mentor ekosistem Stellar, sertifikasi berskala global, hingga peluang mendapatkan akses pendanaan untuk pengembangan proyek.

Selain itu, kompetisi ini menyediakan total hadiah sebesar USD 60.000 atau setara lebih dari Rp1 miliar. Pendaftaran peserta telah dibuka sejak 14 Mei 2026 dan dapat diikuti oleh mahasiswa, pengembang perangkat lunak, maupun startup yang ingin membawa solusi teknologi lokal ke tingkat internasional.

Rangkaian kegiatan berlangsung secara daring melalui workshop, sesi komunitas, dan aktivasi di sejumlah kampus. Seluruh proses akan berakhir dengan babak final yang digelar serentak di Indonesia, Vietnam, dan Filipina pada akhir Juli 2026.

Melalui APAC Stellar Hackathon, Rise In dan Stellar Development Foundation berharap semakin banyak inovator muda di kawasan Asia Pasifik yang mampu memanfaatkan teknologi blockchain untuk menjawab berbagai tantangan layanan keuangan masa depan.

baca juga”Grab Ventures Velocity Batch 8 Resmi Lulus, Startup Hijau Jadi Sorotan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post