Beasiswa LPDP Dibuka, Ini Jurusan Prioritas 2026
kpsinfo.id >> Beasiswa Fully Funded Luar Negeri>> Beasiswa LPDP Dibuka, Ini Jurusan Prioritas 2026
Beasiswa LPDP Dibuka, Ini Jurusan Prioritas 2026
Beasiswa LPDP Tahap II 2026 Resmi Dibuka, STEM Jadi Fokus Utama Seleksi
Pendaftaran Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Tahap II Tahun 2026 resmi dibuka mulai 30 Juni hingga 31 Juli 2026. Pada seleksi tahun ini, LPDP memperkuat kebijakan dengan menempatkan bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) sebagai prioritas utama. Pemerintah menargetkan sedikitnya 80 persen penerima beasiswa berasal dari bidang STEM dan disiplin ilmu yang mendukung industri strategis nasional.
Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia agar mampu memenuhi kebutuhan transformasi ekonomi, pengembangan teknologi, serta percepatan menuju visi Indonesia Emas 2045. Selain bidang STEM, LPDP tetap membuka kesempatan bagi peserta dari rumpun ilmu sosial dan humaniora melalui jalur SHARE dengan kuota yang lebih terbatas.
Baca Juga “Beasiswa LPDP Tahap 2 2026 Masih Dibuka, Ini Cara Daftar dan Buat Akun Baru“
Target Penerima Beasiswa STEM Meningkat hingga 80 Persen
Direktur Utama LPDP, Yon Arsal, menjelaskan bahwa proporsi penerima beasiswa dari bidang STEM terus meningkat setiap tahun. Pada 2025, penerima dari bidang tersebut mencapai sekitar 66–69 persen. Angka itu ditargetkan naik menjadi 74 persen pada 2026 dan terus ditingkatkan hingga minimal 80 persen.
Menurut Yon, peningkatan tersebut dilakukan karena Indonesia membutuhkan lebih banyak talenta yang memiliki kompetensi di bidang sains dan teknologi. Kehadiran lulusan dari bidang tersebut dinilai penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis inovasi serta memperkuat daya saing nasional di berbagai sektor strategis.
Jurusan Prioritas LPDP Berfokus pada Industri Strategis
LPDP memprioritaskan bidang STEM yang memiliki keterkaitan langsung dengan pengembangan industri strategis nasional. Fokus tersebut mencakup sektor pangan, energi, pertahanan, digitalisasi, kecerdasan artifisial (AI), semikonduktor, kesehatan, hilirisasi industri, kemaritiman, manufaktur, material maju, hingga kewirausahaan dan industri kreatif.
Selain bidang STEM murni, LPDP juga memberikan perhatian pada program studi yang tergolong STEM-related. Kelompok ini mencakup disiplin ilmu non-STEM yang berperan dalam mendukung pengembangan industri strategis, seperti bisnis, ekonomi, hukum, serta kebijakan publik.
Bidang SHARE Tetap Dibuka dengan Kuota Maksimal 20 Persen
Meski fokus diarahkan pada STEM, LPDP tetap menyediakan jalur bagi pendaftar dari kelompok SHARE atau Social, Humanities, Arts for People, Religious Studies, dan Economics. Kuota penerima dari kelompok ini ditetapkan maksimal 20 persen dari total penerima beasiswa.
Bidang SHARE tetap dipertahankan karena dinilai memiliki peran penting dalam pembangunan sosial, pendidikan, kebudayaan, keagamaan, ekonomi, hingga penyusunan kebijakan publik yang mendukung pembangunan nasional.
Sistem Pendaftaran LPDP 2026 Mengalami Perubahan
Direktur Beasiswa LPDP, Dwi Larso, mengatakan mekanisme pendaftaran tahun 2026 mengalami perubahan. Pendaftar tidak lagi memilih kategori umum, afirmasi, atau PNS, TNI, dan Polri sebagai jalur utama. Sebaliknya, peserta harus menentukan bidang sesuai kebutuhan nasional, seperti STEM, STEM-related, SHARE, maupun skema khusus lainnya.
Beberapa program yang tersedia meliputi Beasiswa STEM Industri Strategis, Beasiswa SHARE, Beasiswa Akselerasi pada Universitas Unggulan, Beasiswa Keolahragaan, serta Beasiswa Talenta Riset dan Inovasi Nasional melalui jalur Doctor by Research.
Dwi menegaskan bahwa perubahan tersebut bertujuan menyelaraskan proses seleksi dengan kebutuhan pembangunan nasional. Menurutnya, setiap pelamar harus memilih bidang yang sesuai dengan arah pengembangan sumber daya manusia Indonesia.
Minat Pendaftar STEM Sudah Mendominasi Seleksi Tahap I
Target peningkatan penerima dari bidang STEM mulai terlihat pada pelaksanaan seleksi Tahap I 2026. Dari total 32.794 pendaftar, sekitar 28.000 orang atau sekitar 86 persen memilih bidang STEM dan STEM-related.
Data tersebut menunjukkan minat calon penerima beasiswa terhadap bidang sains dan teknologi terus meningkat. Kondisi ini juga mencerminkan semakin besarnya perhatian masyarakat terhadap peluang karier pada sektor industri strategis yang menjadi prioritas pemerintah.
Pendaftaran Dibuka hingga Akhir Juli 2026
Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II Tahun 2026 berlangsung mulai 30 Juni hingga 31 Juli 2026. Calon peserta perlu memastikan program studi yang dipilih sesuai dengan prioritas LPDP sekaligus memenuhi seluruh persyaratan administrasi sebelum batas akhir pendaftaran.
Dengan peningkatan fokus pada bidang STEM dan industri strategis, LPDP berharap mampu mencetak lebih banyak talenta unggul yang siap mendukung inovasi, riset, dan pembangunan ekonomi Indonesia dalam jangka panjang. Kebijakan ini juga menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk menyiapkan sumber daya manusia yang kompetitif di tingkat global menjelang Indonesia Emas 2045.
Baca Juga “LPDP Tahap 2 2026 Dibuka, Ini Syarat Beasiswa Afirmasi Prasejahtera untuk Kuliah S2“
Related Post
- by setnis
- 0
Prabowo Gandeng Imperial College untuk 10 Kampus Medis
Prabowo Gandeng Imperial College London untuk Tingkatkan Kualitas 10 Universitas Medis Baru Pemerintah Indonesia mempercepat…
- by setnis
- 0