Jardine Foundation Luncurkan Beasiswa Pascasarjana UGM

Jardine Foundation Buka Beasiswa Pascasarjana untuk Mahasiswa UGM
Jardine Foundation, yayasan pendidikan yang didirikan oleh Jardine Matheson, meluncurkan program beasiswa baru bagi mahasiswa pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM).

Baca Juga “Arab Saudi Siapkan 1.000 Beasiswa untuk WNI Tahun 2026-2027, Cek Infonya!“

Program tersebut bertujuan memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus mendukung mahasiswa berprestasi yang memiliki kepedulian terhadap masyarakat.

Peluncuran program berlangsung di Jakarta pada Senin, 31 Agustus 2026. Jardine Foundation menyediakan beasiswa penuh bagi 20 mahasiswa pascasarjana UGM setiap tahun.

Beasiswa Mencakup Biaya Pendidikan dan Hidup
Program beasiswa tersebut mencakup biaya pendidikan dan biaya hidup selama masa studi. Penerima berasal dari mahasiswa baru program pascasarjana UGM untuk tahun akademik 2026-2027.

Jardine Foundation menetapkan komitmen sosial dan kebutuhan finansial sebagai bagian dari kriteria penerima. Mahasiswa yang memenuhi persyaratan dapat mengajukan pendaftaran melalui situs resmi UGM.

Executive Chairman Jardine Matheson Ben Keswick mengatakan program tersebut mencerminkan komitmen jangka panjang perusahaan terhadap pengembangan talenta muda di Indonesia.

“Kami bangga dapat memberdayakan mahasiswa sarjana dan pascasarjana Indonesia yang berbakat melalui pendidikan tinggi,” ujar Ben dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Menurut Ben, dukungan pendidikan tersebut diharapkan membantu penerima beasiswa berkembang menjadi pemimpin yang memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Program Dukung Pengembangan Calon Pemimpin
Jardine Foundation menempatkan pengembangan sumber daya manusia sebagai salah satu fokus programnya di Indonesia. Beasiswa pascasarjana UGM menjadi bagian dari upaya memperluas kesempatan pendidikan bagi talenta dengan potensi kepemimpinan.

Ben menilai inisiatif tersebut juga sejalan dengan perhatian pemerintah terhadap penguatan sektor pendidikan. Akses pembiayaan pendidikan dapat membantu mahasiswa berpotensi melanjutkan studi tanpa terbebani persoalan finansial.

Program ini sekaligus memperkuat kemitraan antara sektor swasta dan institusi pendidikan tinggi. Kolaborasi tersebut membuka peluang bagi lebih banyak mahasiswa untuk memperoleh pendidikan lanjutan.

Retno Marsudi Jadi Senior Advisor Jardine Foundation
Dalam acara peluncuran, Jardine Foundation memperkenalkan Menteri Luar Negeri RI periode 2014-2024 Retno Marsudi sebagai Senior Advisor.

Retno akan memimpin upaya penguatan dukungan Jardine Foundation terhadap pendidikan tinggi di Indonesia. Peran tersebut diharapkan memperluas dampak program pendidikan yayasan di dalam negeri.

Retno menyambut baik kerja sama antara Jardine Foundation dan UGM. Menurutnya, kemitraan lintas sektor dapat memperluas akses generasi muda terhadap pendidikan berkualitas.

“Pendidikan memiliki kekuatan untuk mengubah kehidupan, memperkuat masyarakat, dan membangun masa depan bangsa,” kata Retno.

Ia menilai Beasiswa Jardine Foundation menunjukkan pentingnya kolaborasi antara dunia usaha dan perguruan tinggi. Kemitraan tersebut dapat menciptakan kesempatan belajar yang lebih luas bagi generasi muda dari berbagai latar belakang.

“Saya sangat senang menyaksikan kuatnya kolaborasi antara Jardine Foundation dan UGM,” ujarnya.

UGM Apresiasi Kemitraan yang Berkelanjutan
Rektor UGM Prof. dr. Ova Emilia turut mengapresiasi kerja sama antara UGM dan Jardine Foundation. Kemitraan kedua pihak telah berlangsung sejak 2014 melalui berbagai bentuk dukungan pendidikan.

Ova berharap kolaborasi tersebut dapat terus memperluas kesempatan pendidikan bagi masyarakat Indonesia. Menurutnya, akses pendidikan yang lebih luas mendukung misi UGM dalam menghasilkan sumber daya manusia berkualitas.

“Kami berharap kehadiran Jardine Foundation dapat membuka kesempatan pendidikan yang lebih luas di seluruh Indonesia,” kata Ova.

Beasiswa pascasarjana tersebut juga melengkapi program yang telah berjalan sebelumnya. Jardine Foundation sebelumnya mendukung beasiswa sarjana UGM yang mulai didirikan pada 2022.

Program sarjana tersebut memberikan beasiswa kepada 15 mahasiswa setiap tahun. Kehadiran program pascasarjana kini memperluas cakupan dukungan pendidikan Jardine Foundation di UGM.

Jardine Foundation Salurkan Lebih dari 60 Juta Dolar AS
Jardine Foundation berdiri pada 1982 dan telah menyalurkan lebih dari 60 juta dolar AS untuk mendukung pendidikan. Dana tersebut telah membantu lebih dari 500 mahasiswa di berbagai negara.

Di Indonesia, yayasan tersebut tercatat telah mendukung sekitar 100 mahasiswa untuk menempuh pendidikan di Universitas Oxford dan Cambridge.

Selain itu, sekitar 55 mahasiswa telah menerima dukungan melalui program beasiswa lokal di UGM. Rekam jejak tersebut menunjukkan keberlanjutan keterlibatan Jardine Foundation dalam pengembangan pendidikan Indonesia.

Beasiswa Pascasarjana Perluas Akses Pendidikan
Peluncuran beasiswa baru ini memperkuat kemitraan Jardine Foundation dan UGM dalam mendukung pengembangan talenta Indonesia. Program tersebut memberikan kesempatan kepada 20 mahasiswa pascasarjana setiap tahun untuk memperoleh dukungan pendidikan penuh.

Dengan cakupan biaya pendidikan dan hidup, program ini dapat membantu mahasiswa lebih fokus menjalani studi serta mengembangkan kapasitas akademik dan kepemimpinan.

Ke depan, keberlanjutan program diharapkan dapat memperluas dampaknya terhadap pengembangan sumber daya manusia. Kolaborasi antara lembaga pendidikan dan sektor swasta juga menjadi salah satu pendekatan untuk memperkuat akses pendidikan tinggi di Indonesia.

Baca Juga “Arab Saudi Sediakan 1.000 Beasiswa Kuliah untuk Masyarakat Indonesia“

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post