Kemendikdasmen Buka Beasiswa S1 Guru Gelombang 3
kpsinfo.id >> Beasiswa Fully Funded Luar Negeri>> Kemendikdasmen Buka Beasiswa S1 Guru Gelombang 3
Kemendikdasmen Buka Beasiswa S1 Guru Gelombang 3
Kemendikdasmen Jaring 32.828 Guru untuk Beasiswa S1/D4 Gelombang 3
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) menjaring 32.828 guru dalam Program Pemenuhan Kualifikasi Akademik S1/D4 Gelombang 3 tahun 2026.
Para peserta terpilih akan melanjutkan pendidikan di 127 Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK). Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualifikasi akademik sekaligus kompetensi tenaga pendidik di Indonesia.
Jumlah peserta tersebut berasal dari 45.660 guru yang mengikuti proses seleksi. Program ini memberikan kesempatan bagi guru yang belum memenuhi kualifikasi akademik minimal S1/D4 untuk melanjutkan pendidikan.
Puluhan Ribu Guru Lolos Seleksi Beasiswa S1/D4
Dari total peserta yang mengikuti seleksi, Kemendikdasmen menetapkan 32.828 guru sebagai penerima program Gelombang 3 tahun 2026.
Peserta berasal dari beberapa jenjang pendidikan. Rinciannya mencakup 25.936 pendidik PAUD, 3.278 guru SD, 3.391 guru mata pelajaran jenjang SMP, SMA, dan SMK, serta 223 guru SLB.
Komposisi tersebut menunjukkan bahwa guru PAUD menjadi kelompok terbesar dalam program pemenuhan kualifikasi akademik tersebut. Kebutuhan peningkatan kualifikasi juga masih ditemukan pada jenjang pendidikan dasar hingga pendidikan khusus.
Baca Juga “Perkuat Kualifikasi Pendidik, Kemendikdasmen Buka Lagi Beasiswa S1/D4 untuk Guru“
Program ini memberikan akses pendidikan tinggi kepada guru yang membutuhkan peningkatan kualifikasi. Pemerintah menempatkan peningkatan kualitas guru sebagai salah satu bagian penting dalam mendorong mutu pendidikan nasional.
Kemendikdasmen Tekankan Peran Guru dalam Mutu Pendidikan
Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Nunuk Suryani menilai kualitas guru memiliki hubungan penting dengan pembangunan sumber daya manusia.
“Bangsa yang maju ditentukan oleh seberapa baik kualitas sumber daya manusianya. Oleh karena itu, pendidikan merupakan kunci penting dalam membangun manusia Indonesia, terutama ditentukan dengan kualitas gurunya,” tutur Nunuk.
Menurutnya, pemenuhan kualifikasi akademik tidak hanya berkaitan dengan persyaratan pendidikan. Program tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam menjalankan proses pembelajaran.
Dengan pendidikan yang lebih tinggi, guru diharapkan memiliki kesempatan memperkuat pengetahuan dan kompetensi sesuai bidangnya. Peningkatan tersebut pada akhirnya dapat mendukung kualitas pembelajaran yang diterima peserta didik.
Guru Tetap Mengajar Selama Mengikuti Perkuliahan
Guru yang mengikuti program tetap menjalankan tugas mengajar di sekolah masing-masing. Kondisi tersebut membuat penyelenggara perlu menyesuaikan sistem perkuliahan dengan aktivitas profesional para peserta.
LPTK penyelenggara telah menyiapkan skema perkuliahan yang fleksibel. Pengaturan tersebut bertujuan agar guru dapat mengikuti pendidikan tinggi tanpa mengabaikan kewajibannya dalam memberikan layanan pembelajaran kepada siswa.
Pada 2026, jumlah LPTK penyelenggara juga bertambah sebanyak 35 lembaga baru. Penambahan tersebut memperluas dukungan institusi pendidikan tinggi terhadap pelaksanaan program pemenuhan kualifikasi akademik guru.
Skema yang fleksibel menjadi penting karena peserta program tidak hanya berstatus mahasiswa. Mereka tetap memiliki tanggung jawab sebagai pendidik yang harus menjalankan kegiatan pembelajaran di sekolah.
Program S1/D4 Buka Jalan Menuju Pendidikan Profesi Guru
Program pemenuhan kualifikasi akademik dirancang sebagai salah satu tahapan pengembangan karier guru. Setelah memenuhi kualifikasi S1/D4, peserta dapat melanjutkan proses menuju Pendidikan Profesi Guru (PPG) sesuai ketentuan yang berlaku.
Pendidikan lanjutan tersebut juga berkaitan dengan proses pengembangan profesional guru. Dalam jangka panjang, pemenuhan kualifikasi dan peningkatan kompetensi diharapkan dapat mendukung profesionalitas tenaga pendidik.
“Program ini bukan hanya memenuhi tuntutan regulasi, tetapi lebih jauh mendukung upaya dalam mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua,” kata Nunuk.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan program tidak hanya diukur dari terpenuhinya kualifikasi akademik. Peningkatan kompetensi guru dalam melaksanakan pembelajaran juga menjadi sasaran penting.
Masih Ada 174.520 Guru Belum Berkualifikasi S1/D4
Direktur Guru Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Nonformal Saiful Bari mengungkapkan bahwa kebutuhan pemenuhan kualifikasi akademik guru masih cukup besar.
Berdasarkan data Dapodik yang disampaikan Kemendikdasmen, terdapat 174.520 guru yang belum memenuhi kualifikasi akademik S1/D4. Sebagian besar guru tersebut berasal dari jenjang PAUD dan SD.
“Berdasarkan data Dapodik, sebanyak 174.520 guru belum memenuhi kualifikasi akademik S-1/D-4, dan sebagian besar berasal dari guru PAUD dan SD,” tegas Saiful.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi perhatian karena guru memiliki peran langsung dalam proses pembelajaran. Peningkatan kompetensi pendidik diharapkan dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas layanan pendidikan bagi siswa.
Data tersebut juga menunjukkan bahwa program pemenuhan kualifikasi akademik masih membutuhkan keberlanjutan. Pemerintah perlu memberikan akses dan dukungan kepada guru yang belum memenuhi standar pendidikan yang ditetapkan.
Kemendikdasmen Targetkan Pemenuhan Kualifikasi Guru Berlanjut
Kemendikdasmen menargetkan 8.900 guru dapat menyelesaikan pemenuhan kualifikasi akademik melalui Gelombang 1 pada 2026. Program tersebut menggunakan skema afirmasi dan diarahkan untuk mendukung peserta melanjutkan ke PPG.
Target tersebut menjadi bagian dari agenda peningkatan kualitas tenaga pendidik secara bertahap. Pemerintah perlu menjaga kesinambungan program agar lebih banyak guru memperoleh kesempatan meningkatkan kualifikasi akademiknya.
Beasiswa S1/D4 Jadi Langkah Penguatan Kompetensi Guru
Program Pemenuhan Kualifikasi Akademik S1/D4 Gelombang 3 memberikan kesempatan kepada 32.828 guru untuk melanjutkan pendidikan tinggi. Mereka berasal dari berbagai jenjang dan akan belajar di 127 LPTK penyelenggara.
Program tersebut juga menjawab kebutuhan peningkatan kualifikasi yang masih tercatat dalam data Dapodik. Dengan 174.520 guru yang belum memenuhi kualifikasi S1/D4, pengembangan program secara berkelanjutan masih menjadi kebutuhan.
Ke depan, pemenuhan kualifikasi akademik perlu berjalan bersama peningkatan kompetensi mengajar. Kombinasi pendidikan formal, pengalaman mengajar, dan pendidikan profesi dapat memperkuat kapasitas guru dalam menghadapi kebutuhan pembelajaran yang terus berkembang.
Upaya tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan jenjang pendidikan guru. Lebih jauh, program ini dapat memperkuat kualitas pembelajaran dan memberikan manfaat langsung bagi peserta didik di berbagai wilayah Indonesia.
Baca Juga “Kemendikdasmen Buka Program Beasiswa S1/D3 untuk Guru Gelombang 3“
Related Post
- by setnis
- 0
Pemkab Nisel Gandeng Universitas Pertamina untuk Beasiswa
Pemkab Nias Selatan Gandeng Universitas Pertamina untuk Program Beasiswa Pemerintah Kabupaten Nias Selatan menjalin kerja…
- by setnis
- 0