Tips Tembus YSEALI dari Syekh Arpi yang Raih 15 Beasiswa
kpsinfo.id >> Beasiswa Fully Funded Luar Negeri>> Tips Tembus YSEALI dari Syekh Arpi yang Raih 15 Beasiswa
Tips Tembus YSEALI dari Syekh Arpi yang Raih 15 Beasiswa
Syekh Arpi Bagikan Strategi Tembus YSEALI Setelah Raih 15 Beasiswa
Perjalanan Syekh Arpi Agengluna menunjukkan bahwa kegagalan atau penolakan pada satu pilihan hidup tidak selalu menjadi akhir dari sebuah cita-cita. Pemuda asal Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, tersebut justru membangun perjalanan akademik dan profesional hingga berhasil memperoleh 15 beasiswa.
Pengalaman itu ia ceritakan dalam program Sore Ceria NGOPI (Ngobrolin Prestasi dan Informasi) di RRI Pro 2 Pontianak pada Jumat, 25 September 2026. Dalam dialog bertema Young Leaders, Big Impact, Arpi berbagi pengalaman membangun karier sekaligus strategi bagi anak muda yang ingin mengikuti program internasional.
Baca Juga “Beasiswa SEARCA 2027 Dibuka, Kesempatan Emas Kuliah di Universitas Asia Tenggara!“
Dari Salah Jurusan hingga Menemukan Potensi Teknologi
Arpi mengawali kisahnya dengan pengalaman ketika pilihan pendidikannya tidak berjalan sesuai rencana. Ia semula ingin mengambil bidang Tata Boga, tetapi keinginan tersebut tidak mendapat persetujuan keluarga.
Kondisi itu membuat Arpi akhirnya menempuh pendidikan Informatika di Yogyakarta. Pada awalnya, ia merasa bidang tersebut tidak sesuai dengan minat dan rencana masa depannya.
Pandangan tersebut berubah setelah ia melihat bahwa teknologi informasi memiliki peluang ekonomi sekaligus dapat digunakan untuk menyelesaikan berbagai persoalan. Ia kemudian mulai mengembangkan kemampuan dengan mengerjakan proyek teknologi untuk berbagai pihak.
Arpi menawarkan jasa pembuatan sistem kepada kampus dan pelaku UMKM. Dalam prosesnya, ia berkolaborasi dengan senior dan memperluas pengalaman melalui berbagai proyek.
Pengalaman tersebut kemudian membawanya masuk ke proyek berskala nasional. Salah satunya adalah keterlibatan dalam pengembangan aplikasi PeduliLindungi ketika Indonesia menghadapi pandemi COVID-19.
Membangun Platform Informasi Beasiswa untuk Pelajar
Selain mengembangkan karier di bidang teknologi, Arpi membangun inisiatif yang berfokus pada akses pendidikan. Ia mendirikan luarcampus.id, sebuah platform digital yang menyediakan informasi mengenai peluang beasiswa.
Platform tersebut telah berjalan selama sekitar tiga tahun. Menurut pengalaman yang ia bagikan, luarcampus.id telah membantu puluhan ribu pelajar Indonesia menemukan informasi dan peluang untuk mendapatkan beasiswa.
Pengembangan platform tidak berhenti di Indonesia. Arpi berencana memperluas jangkauan luarcampus.id ke sejumlah negara ASEAN pada Januari tahun berikutnya.
Ekspansi tersebut menyasar Malaysia, Singapura, Vietnam, dan Filipina. Langkah ini menjadi bagian dari upayanya memperluas akses informasi pendidikan lintas negara sekaligus membangun jejaring pemuda di kawasan Asia Tenggara.
YSEALI Menjadi Beasiswa Internasional ke-15
Rekam jejak pendidikan, kepemimpinan, dan aktivitas sosial Arpi kemudian membawanya mengikuti Young Southeast Asian Leaders Initiative (YSEALI) Academic Fellowship di Amerika Serikat.
Program tersebut menjadi beasiswa ke-15 yang berhasil diperolehnya. Sebelumnya, perjalanan pengembangan dirinya juga membawanya ke sejumlah negara, termasuk Inggris Raya, Yordania, Palestina, serta beberapa negara di Asia.
Dalam program YSEALI, Arpi mengikuti kegiatan akademik selama lima minggu. Fokus pembelajaran yang dijalaninya berkaitan dengan kewirausahaan dan pemberdayaan ekonomi atau Economic Prosperity.
Selama berada di Amerika Serikat, ia mengunjungi sejumlah kota dan pusat pendidikan. Perjalanannya mencakup Providence, Connecticut, Boston, New York, Philadelphia, hingga Washington D.C.
Pengalaman tersebut tidak hanya digunakan untuk mengikuti kegiatan akademik. Arpi juga mempelajari berbagai aspek kehidupan masyarakat, termasuk ekosistem sosial, ketahanan pangan, serta budaya kemandirian anak muda.
Bukti Kepemimpinan Menjadi Modal Penting Pendaftar
Pengalaman memperoleh banyak beasiswa membuat Arpi memahami bahwa proses seleksi membutuhkan lebih dari sekadar pencapaian akademik. Menurut dia, calon peserta perlu mampu menunjukkan dampak nyata dari aktivitas yang pernah dilakukan.
Salah satu hal yang ia tekankan adalah pentingnya menyusun esai secara teliti. Pelamar perlu menjelaskan pengalaman kepemimpinan dan inisiatif sosial dengan menyertakan bukti konkret atau evidence.
Bukti tersebut dapat memperlihatkan bahwa aktivitas yang dicantumkan bukan sekadar pengalaman di atas kertas. Rekam jejak juga perlu menunjukkan peran peserta dalam menginisiasi, menjalankan, atau memberikan dampak melalui sebuah kegiatan.
Arpi juga mendorong anak muda untuk tidak hanya menjadi peserta dalam kegiatan sosial. Ia menyarankan mereka mulai membangun komunitas positif atau mengambil peran sebagai founder sebuah inisiatif di daerah masing-masing.
Menurut pengalaman Arpi, aktivitas tersebut dapat menjadi bagian dari rekam jejak kepemimpinan. Namun, kegiatan yang dibangun perlu memiliki tujuan dan dampak yang jelas agar dapat menunjukkan kontribusi kepada masyarakat.
Lingkungan Pertemanan Dapat Mendukung Pengembangan Diri
Selain kemampuan akademik dan pengalaman organisasi, Arpi menilai lingkungan pergaulan juga berpengaruh terhadap perkembangan seseorang. Ia mengajak generasi muda membangun koneksi dengan orang-orang yang memiliki tujuan dan semangat berkembang.
Pesan tersebut ia sampaikan saat menutup perbincangan di RRI Pro 2 Pontianak.
“Kita itu hanya akan menjadi sesuatu sesuai dengan lingkungan kita. Jadi kalau mau misalnya mau punya prestasi, ya pastikan lingkungan sekitarnya orang-orang yang juga punya ambisi, punya prestasi.”
Arpi kemudian mendorong anak muda untuk membangun koneksi dengan orang-orang yang telah memiliki pencapaian sesuai dengan target yang ingin mereka raih.
Pesan tersebut melengkapi pengalamannya dalam memperoleh berbagai beasiswa. Baginya, pencapaian tidak hanya berkaitan dengan kemampuan individu, tetapi juga keberanian mengambil peluang dan membangun lingkungan yang mendukung pertumbuhan.
Pengalaman YSEALI Menjadi Bekal Memperluas Dampak
Perjalanan Arpi memperlihatkan bagaimana pengalaman pendidikan, teknologi, kewirausahaan, dan aktivitas sosial dapat saling terhubung. Pengalaman tersebut juga menjadi modal untuk membangun jejaring yang lebih luas melalui program internasional.
Bagi calon peserta YSEALI, pengalamannya memberikan gambaran bahwa persiapan tidak cukup dilakukan menjelang pendaftaran. Rekam jejak kepemimpinan, kegiatan sosial, kemampuan menjelaskan dampak, serta bukti kontribusi perlu dibangun secara konsisten.
Dengan rencana memperluas luarcampus.id ke negara ASEAN, Arpi juga membawa pengalaman dari YSEALI ke dalam inisiatif yang telah dikembangkannya. Langkah tersebut berpotensi memperluas akses informasi pendidikan sekaligus mempertemukan lebih banyak anak muda dengan peluang pengembangan diri di tingkat regional.
Baca Juga “Syarat Daftar Beasiswa Jakarta Unggul, Bisa Kuliah S2-S3 Gratis“
Related Post
- by setnis
- 0
100 Putra-Putri Sulsel Ikuti Tes Beasiswa PPI Curug
Seleksi Beasiswa PPI Curug Masuk Tahap Akademik, 100 Peserta Bersaing Raih Kuota Penuh Kesempatan menempuh…
- by setnis
- 0